Monday, October 31, 2011

stop konsumtif

kita sebagai manusia hidup selalu terlupa bahwa mengejar kesenangan sama artinya dengan memanggil kesengsaraan! Kita hidup dibuai khayalan akan keadaan yang lebih baik, lebih menyenangkan daripada keadaan seperti apa adanya. Kita tidak pernah membuka mata, tidak pernah menghayati keadaan saat ini, tidak dapat melihat bahwa saat ini mencakup segala keindahan.

Dengan membandingkan keadaan kita dengan keadaan orang lain, kita selalu menganggap bahwa keadaan yang buruk berarti tidak menyenangkan. Dan kita selalu memandang jauh kedepan, mencari-cari dan mengkhayalkan yang tidak ada, keadaan yang kita anggap lebih menyenangkan. Karena kebodohan kita inilah maka kita hidup dikejar-kejar oleh kebutuhan setiap saat, detik demi detik kita mengejar kebutuhan.

Kebutuhan adalah keinginan akan sesuatu yang belum tercapai, yang kita kejar-kejar. Lupa bahwa kalau yang satu itu dapat tercapai, didepan masih menanti serbuan yang lain yang akan mejadi keinginan dan kebutuhan kita selanjutnya.

Maka, berbahagialah dia yang tidak membutuhkan apa-apa! Bukan berarti menolak segala kesenangan, melainkan tidak mengejar apa-apa sehingga kalau ada sesuatu yang datang menimpa diri, bukan lagi merupakan kesenangan atau kesusahan, melainkan dihadapi sebagai suatu yang sudah wajar dan semestinya sehingga tampaklah keindahan yang murni!

Thursday, April 14, 2011

MARGINAL

Sewaktu sedang asyik makan nasi goreng malam hari bersama faris dan alvi dia pinggir jalan, datang arul dan taufan dari seberang jalan. kemudian arul bertanya kepada kami "kok makan disini, gak disana aja? (sambil menunjuk warung makan di seberang jalan)". "maklum, kan kaum marginal" sahut alvi.

apa sih sebenarnya arti marginal?
marginal berasal dari kata margin, yang berarti tepi, atau dapat diartikan sebagai bagian yang dicadangkan. sedangkan kata marginal sendiri berarti berhubungan dengan batas (tepi/pinggir). Melihat pengertian dari tata bahasa diatas , kata marginal cenderung memiliki arti remeh/kecil. seolah-olah seperti tak bermanfaat, atau setidaknya memiliki sedikit manfaat. paradigma seperti ini, yang menganggap marginal adalah remeh, memang tampaknya sudah sangat melekat. kemudian bagaimana dengan kaum yang selama ini menamakan diri (atau diberi nama) dengan kaum marginal.

banyak yang menganggap kaum marginal sebagai kaum pinggiran, entah pinggiran karena mereka terpinggirkan oleh keadaan atau mereka ingin minggir/menepi sesuai dengan keinginan mereka. Banyak warga jakarta yang terpinggirkan oleh keadaan pembangunan di kota jakarta, yang notabene kota tersebut telah mereka tinggali dari lahir sampai (mungkin) mati. bangunan apartemen-vila-mall-hotel yang berdiri di tengah kota memaksa mereka untuk mendiami "pinggiran" kota karena ketidakmampuan mereka untuk menggunakan sarana tersebut.

kemudian saya berpikir untuk diri saya sendiri, apakah benar saya termasuk kaum marginal? kemudian standar apa yang menyebabkan orang menjadi kaum marginal? atau setidaknya standar apa yang harus dicapai orang supaya tidak lagi menyandang gelar kaum marginal?

saya tak perlu lagi pernyataan atau deklarasi untuk menjawab semua pernyataan itu. tidak ada standar atau ketentuan-ketentuan yang mengikat untuk menjadi kaum marginal. hanya saja saya menikmati dapat merasakan perjuangan dari seorang kaum marginal untuk dapat bertahan hidup, bahkan hanya untuk mendapatkan sebungkus nasi dengan cara puasa selama 2 hari. justru hal seperti itulah yang dapat menyebabkan kota maupun bangsa ini kuat andaikata diterpa krisis.

salam kaum marginal

Friday, May 21, 2010

Kamus Telekomunikasi

- 2G (Second Generation / Generasi Kedua)
Sistem telekomunikasi selular yang menggunakan transmisi digital. GSM dan

CDMAone merupakan contoh dari 2G.

- 3G (Third Generation / Generasi Ketiga)
Generasi terbaru dari sistem telekomunikasi selular, yang dapat

menyediakan bandwidth lebih besar dibanding generasi sebelumnya. Contoh

sistem 3G adalah WCDMA dan CDMA2000.

- Bandwidth (lebar pita)
Besarnya kapasitas pembawa informasi suatu kanal komunikasi. Biasanya

memiliki satuan Hertz (untuk sistem analog) dan bps (untuk sistem

digital).

- bps (bits per second)
Satuan yang biasa digunakan untuk menggambarkan kecepatan transmisi data.

- CDMA (Code Division Multiple Access)
Teknik atau metode pada sistem transmisi radio yang menggunakan kode-kode

pada kanal frekuensi yang telah dibagi. Kode yang digunakan CDMA

merupakan deret pseudo-random.

- CDMA2000
Evolusi dari sistem CDMAone / IS-95 menuju 3G

- CDMA IS-95 (CDMAone)
Sistem telekomunikasi digital bergerak yang menggunakan metode akses

jamak CDMA. CDMAone termasuk dalam kelompok 2G.

- Cellular (selular)
Transmisi jaringan yang daerahnya dibagi-bagi menjadi beberapa sel yang

kecil-kecil.

- Digital
Suatu informasi, baik suara maupun video, yang diubah menjadi kode biner

(diskrit).

- FDMA (Frequency Division Multiple Access)
Metode akses jamak yang membagi spektrum frekuensi menjadi kanal

frekuensi yang lebih kecil, yang nantinya dapat digunakan user-user yang

berbeda.

- GSM (Global System for Mobile Communication)
Sistem telekomunikasi selular yang menggunakan teknik TDMA dan FDMA. GSM

termasuk 2G yang menggunakan sistem digital. GSM menggunakan frekuensi

900 MHz, 1800 MHz, dan 1900 MHz.

- TDMA (Time Division Multiple Access)
Sebuah teknik pentransmisian sinyal radio, dengan cara membagi frekuensi

menjadi beberapa kanal dan pembedanya berdasar waktu. Biasanya jaringan

yang menggunakan TDMA membagi kanal frekuensinya menjadi 6 timeslot.

- WCDMA (Wideband Code Division Multiple Access)
Sistem komunikasi selular 3G yang menggunakan DSSS (Direct Sequence

Spread Spectrum) dan pembagian frekuensi dengan FDD (Frequency Division

Duplexing) dan TDD (Time Division Duplexing).